11.2.10

Atas nama 200 Juta rakyat Indonesia!

 
 Saya masih anak Indonesia,
masih hapal pancasila, doakan!
semoga bisa mengharumkan nama bangsa!


Atas nama 200 juta Rakyat Indonesia, saya meminta maaf yang sebesar-besarnnya!
Pasalnya, sudah enam bulan saya di negeri paman sam (ohio red), belum bisa berbuat banyak atau mungkin pernah bikin malu nama indonesia.

Saya pernah bolos pelajaran. tidak ikut ujian, malas ngerjain pe-er, suka mengeluh, kadang-foya-foya, kadang cueknya kumat, dan masih belum sadar akan pentingnya tanggung jawab ini.

Sebagai duta kecil indonesia, jujur saya merasa malu atas gelar ini. kenapa? kontrol diri saja , kadang masih tidak becus, dan belum tahu secara gamblang akan dibawa kemana sisa umur ini!

5 bulan lagi! yah...tinggal lima bulan lagi..., mungkin enam bulan lalu, saya masih terbuai melihat gedung-gedung tinggi amerika, melihat ruas-ruas jalan yang jarang macet,atau terpana kagum dengan masyarakat amerika yang tertib hukum. Sempat malu menjadi bangsa Indonesia, saya sempat ingin pindah kewarganegaraan saja (ini terlalu berlebihan).

Tapi, sampai saat ini, saya tahu kalau amerika dan indonesia sama-sama negara, wilayah kedaulatan yang dipimpin presiden. Mereka sama-sama punya kekuatan dan kelemahan! tapi, mungkin, amerika lebih jago menyembunyikan kelemahan, dan indonesia terlalu pamer dengan kebobrokan. Amerika atau Indonesia? hem...Indonesia (batinku mantap)

Ya Allah, semoga kau jadikan generasi hamba generasi yang bisa menyelamatkan indonesia dari para bangsa asing pemerkosa minyak, timahdan kekayaan indonesia lainnya. Semoga, generasi hamba, adalah generasi yang malu dengan korupsi, dan amanah dengan tanggung jawab. (waduhhh...pembicaraan nya sudah segede ini).

pokoknya, semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua untuk, membuang sampah pada tempatnya, bisa menghargai waktu, rajin, juur, dan dapat percaya! Tularkanlah kepibadian Rasulullah ke tiap diri kami.


Atas nama 220 juta rakyat indonesia, doakan saya bisa berbuat untuk mengharumkan nama garuda pancasila.
Kemarin, saya bangga sekaligus iri dengan teman-teman sesama exchange student indonesia yang menurutku kurang lebih berhasil menyandang nama baik dan kehormatan 220 juta rakyat indonesia. Mereka sudah sibuk keliling ikut konfrensi ini dan itu. Ada tanda tanya besar, gilaran saya kapan?

Mungkin saya tidak ditakdirkan sebagai yang terbaik, tapi mulai saat saya bertekad , setidaknya saya bisa lebih baik dari hari ke hari.

No comments:

Post a Comment

Kamu tidak usah ragu, kalau ada yang ingin disampaikan