19.8.11

MAHA-siswa, Seperti apa rasanya?

Postingan ini, kata saya diganti 'gue', latihan jadi anak gaul!

Sudah seminggu gue berkutat dengan aktivitas kuliah yang 'Hufft...', masuk pagi pulang petang!
Padahal gue cuma ngambil 18 sks, but besides that i am joining prolly 4 units (such a extracurricular club). The worse thing, I had absent for twice in two different classes. Not bad for beginning *alibi.

Intinya gue mulai tau kalau jadi mahasiswa itu SENGSARA!, karena:
1. Harus sering jalan kaki dengan backpack di punggung yang beratnya minta dibakar.
2. Harus hapal rute angkot, dan rela bersitegang dengan supir angkot soal bayaran
3. Bagi Mahasiswa, tidak ada malam, semuanya siaaang! *berlaku bagi yang punya banyak tugas
4. Mahasiswa suka makanan yang gratisan dan murah, which has less nutrition but it is okay!
5. Jarang Sholat Isya dan subuh! Ini bener banget, paling rajin sholat dzuhur dan ashar, soalnya rame.
6. apa lagi ya?

Hal-hal di atas nggak seberapa cuy, walaupun sengsara Mahasiswa is worth life experience. This time for most of people is moment that control is on your hand. You have ability to decide and to manage your life.
saya sekarang mau ngampus lagi nih... catch yall later :D

2 comments:

  1. Ngakak aku TJ... =D
    Kamu dah 2 kali absen, aku gak ke absen karena lupa tanda tangan... (ToT)

    Jadi mahasiswa itu susah karena kita masih junior... wkwkwk...

    BTW, I'll follow your blog... Prepare!!

    ReplyDelete
  2. Point nomor 5 tdk rasional. Itu hnya karena kmu tdk bisa me-manage waktu saja. Tidak boleh mnjdikan status 'mahasiswa' sbg alasan tdk mnjalankan kwajiban keagamaan. Terimakasih

    ReplyDelete

Kamu tidak usah ragu, kalau ada yang ingin disampaikan