25.9.11

Is it What I Want?



Dear Blogga
It's been a while haven't tell you my recent stories
Sekarang lagi hectic-hectic nya kuliah, unit, kepanitiaan, and what so ever!
Jadi Mahasiswa ternyata MELENYANGKAN!
Apa itu?
Melahkan plus Menyenangkan :D


Bayangkan saja, masuk jam 7 pagi dan baru sampai rumah jam 9 malam. Untung kalau langsung tidur. Saya biasanya nyampe rumah, masih ngerjain 'sesuatu' sampai larut malam. Maafkan kalau Bahasa saya terlalu 'alhamdulillah'. Unit dan tugas kuliah, cukup menyita waktu saya!
I am Busy, but I don't feel the Passion...


Saya  masih ingat sibuknya pas kelas 2 SMA. Saat itu saya menjabat sebagai Ketua OSIS sekolah. Don't ask how I manage my time. Yeah, frankly I just screwed it up, but at least my passion is there and I achieve alotta things!
Nah, sekarang situasinya sama, tapi place term-nya aja yang beda. Kalau dulu saya masih SMA, tengil , dan Nekat. Sekarang, saya Mahasiswa, di ITB lagi and  don't really feel the Excitement.
Mungkin excited pada awal-awal doang. Liat kampusnya...WAHHHH....coba internetnya...UHUI....dan liat kelengkapan literatur....MASYA ALLAHHH....
Sekarang kok semuanya biasa aja?
Dosen mulai membosankan, teman-teman rasanya gak ada yang bisa diajak susah-senang, dan tugas rasanya menumpuk sesak....MALAS banget ngerjainnya.


Kalau kalian mengira, saya sepenuhnya akan mem-posting tulisan betapa 'Boring' jadi Mahasiswa, eitsss hold on! Coba baca post ini sampai habis, smoga bisa menginspirasi.
Waktu kalian kecil, masih ingat gak gimana rasanya beli mainan dari uang jajan sendiri atau dapat hadiah mainan yang sama dengan cuma-cuma? Okay, anloginya terlalu dangkal. Gini deh, kalian lebih suka mana antara dikasih contekan pe-er matematika, atau lo dikasih waktu dan diajarin gimana ngerjain pe-ernya.
Jawab dalam hati aja. Practically, mungkin untuk kebutuhan mendesak, we'd rather go to first option. Dapat contekan.Tapi, siapa sih nggak bangga bisa ngerjain soal-soal itu sendirian?


Jadi ceritanya, saya lulus ITB via jalur undangan. Jalur yang gak jelas bagi saya. Lucky plays the role most. Saya bukan anak SNMPTN tulis yang siang malam waktu mereka diisi dengan bimbel biar masuk ITB. Saya serasa dimanja sistem, dan akhirnya kesempatan untuk belajar dari kegigihan terbuang begitu saja. Saya  tidak menyalahkan nasib atau apapun.


Saya hanya masih tidak mengerti, kenapa Tuhan memberikan saya banyak kemudahan dalam hidup. Saya masuk ITB, cuma registrasi Online, pengumuman, LULUS! Tuhan terlalu baik. Saya tidak tahu cara bersyukur.
Rasanya mati rasa. Rasanya sudah terlalu hebat, bahkan saya lupa berterima kasih. kemudian....
hati saya kosong.


So, what is the reason I still starrying and don't even step or running forward?
Kadang saya bertanya seperti ini, IS IT WHAT I WANT?
"Glek"
Saya seperti baru di bangunkan sekarang.
Tadi sore, ada mantan Presiden KM SBM, angkatan 2010 dan teman-temannya. Intinya mereka ngomong, kalau KESEMPATAN EMAS=KULIAH.
Dan tempat kuliah yang sekarang menerima saya, adalah fakultas yang tidak main-main!
Saya ada di Lingkungan yang sangat baik dan produktif. Mengejar nilai IPK 4 itu penting, tapi terlalu sayang waktu kuliah untuk hanya dihabiskan di meja belajar.


ITB itu banyak unit,
banyak belajar dan banyak bermain. Betapa beruntungnya!
Tuhan, saya tahu Engkau menyayangi diri saya.


Since that moment, I just fell that I have such a booster
Tantangan adalah waktunya bagi akar saya untuk menancap ke dalam sampai sumber air.
Toh, tumbuh ke atas itu masalah waktu saja.


Saya juga ada dalam progress yang baik.
Dipercaya untuk jadi co-direct di teater pertama kami.
I will do my best surely, break a leg!


Dan....untuk pertama kali, saya 'memberanikan' diri untuk menjadi penanggung jawab Angkatan saya 2014, menyelenggarakan event 'Olahraga Bersama'.
Apakah akar saya sudah kuat?
in progress i guess, saya harus benar-benar punya time scheduling yang superb!


Seperti balon yang mendapatkan  udara, saya sekarang dalam proses!
Saya harus tahu, apa yang benar-benar saya inginkan.
Dan untuk berbaur dengan api, saya tidak mesti jadi api. Bebas kok memilih mau jadi apanya. Mau jadi kayu bakar, is that futuristic choice?


Sudah cukup panjang post ini. Saya tahu kalian juga udah pada malas bacanya. sip deh!
Sudah jam 12 malam, saya mau tidur dulu. Jam 4 mau bangun lagi, 
Cari konsep untuk Performance Art kamis depan, Nyelesain Proposal PKM, dan rancang tugas IMSB ttg business marketing plan.


Busy is OK, but Productive is a must!



2 comments:

  1. Semangadeh TJ. Bersama kita sukseskan Olahraga bareng 2014...

    Muahahahaha....

    ReplyDelete
  2. ini post nice and catchy! lagi ngerasain yg sama sebagain maba hahaha sibuk sih sibuk tapi passionnya kemana yah...blogwalking btw! ngeliat link ini dri retweetan temen yg di itb juga hehe

    ReplyDelete

Kamu tidak usah ragu, kalau ada yang ingin disampaikan