30.1.12

Sibuk itu PENTING!

Malam ini, gue masih sekitar tiga puluh persen untuk menyelesaikan tugas 'STATISTIKA' , dan masi nol persen tugas Art Recollection serta Study of Human Society.
Kalau tulang saya bisa demo, dia pasti sudah mogok kerja!
Bakar ban dan saya TEPAR.
tapi please, jangan mata saya yang mogok kerja!
pruff....bener deh kuliah gue mulai naik kurvanya.
Setelah liburan, kurva kesibukan langsung mengalami percepatan ke atas.

Kadang gue berpikir, liburan itu seperti proses tarik nafas. ditarik perlahan...dan dihembuskan pelan-pelan.
Dan yang terjadi sekarang adalah, 'tarik nafasssss...hem..hem..hem..bus..buss..kannnn' pernafasan yang mendarat kurang mulus.
Awalnya sih gue merasa ini sebuah penyiksaan!
Kuliah dengan tugas yang tak kunjung padam,
kesibukan begitu jadi beban dan bikin gue nggak enjoy gitu lakuinnya.

Di tengah proses ngerjain tugas malam ini, gue jadi mikir kalau sebenernya sibuk itu bagian dari hidup dan akan menjadi bagian dari profesi gue.
Mungkin kalian merasa sibuk itu beban yang harus dipikul sendirian.
padahal, seandainya kalau kita berani untuk sedikit terbuka dan mengakui kelemahan kita depan orang lain, kesibukan itu akan jadi ringan.
Dengan discussion group atau ikut ngerjain tugas bareng-bareng.
Contohnya nih, lu kalau dikosan suka nggak konsen, bawaanya ngantuk dan males-malesan.
Well, your workplace isn;t your room then.

Coba cari deh tempat makan, cafe atau apapun yang memungkinkan kalian bisa nongkrong dan ngerjain tugas. Ajak mereka yang sedikit lebih kemampuannya utuk jadi tentor , dan holalala kalian akan tahu betapa enaknya menjadi orang sibuk.

Karena sibuk , gue jadi bisa kenal temen lebih deket, nggak ngantuk kalau ngerjain tugas (terlatih) dan teliti  pastinya.

Oh goshh udah waktunya gue lanjut kerja!
doain yah :D

This post is tribute to : Dika, Mustafid, Rizki, dan Tifari

No comments:

Post a Comment

Kamu tidak usah ragu, kalau ada yang ingin disampaikan