23.9.12

Berhenti menjadi besar, berhenti menyesakkan


APA YANG TELAH KAU MAKAN?
kau sekarang gemuk,
menyesaki semua ruang dipikiran dan perasaan
dengan berat badanmu,
hatiku ikut berat

Aku proyeksikan imajimu seperti adonan kue,
kutinggalkan kau dekat kompor minyak, apinya senang menjilat pantat oven
merindukanmu sama saja dengan menabur baking soda
kini kau adalah adonan yang terus mengembang
hatiku ikut sesak

BISA-BISANYA KAU!

yah, kau memanf selalu bisa.
pernah pada suatu malam dingin, hatiku mengkerut.
ruangnya terlalu sempit untuk sekedar memegang imajimu yang terus membesar.
aku gila, ingin meledak saja.
pasti ada yang salah

kemudian terang datang setelah corong pengeras suara di mesjid samping rumah memanggilnya.
malam gelap telah cukup membutakan untuk melihat luasnya rasa.
kesimpulanku, aku jatuh cinta padamu!

BISA-BISANYA AKU!
pasti ada yang salah
tidak.
aku tidak pernah bisa menyalahkan rasa.
sekali lagi.
aku jatuh cinta padamu tanpa ada hasrat untuk menuntut!
membebaskan rasaku untuk meminta mu berhenti menjadi besar, berhenti menyesakkan.
Karena kepastian membuatku bosan  dengan iya atau tidak, kalau kemudian kemungkinanmu membuatku bisa membuka hati lebih lebar.
menerima mu yang semakin besar, tanpa perlu aku merasa sesak.

#Suratuntukmu 8
salam kecup dan peluk

2 comments:

Kamu tidak usah ragu, kalau ada yang ingin disampaikan