22.12.12

Ibu ku tak pernah butuh perayaan

Aku tidak lahir dari taman belakang rumah,
dari sebuah keajaiban kotak kecil yang didalamnya ada harapan-harapan.
Aku lahir dari proses normal, proses pembuahan di rahim wanita.

Setelah tumbuh besar, proses ini aku sebut takdir.
Tak pernah ada pilihan untuk terlahir dari rahim mana.
sama ketika ku tidak ada pilihan untuk jatuh cinta kepada siapa.
It just happen that way

Tapi, wanita itu tidak pernah kuhadiahi bunga.
berbeda dengan wanita-wanita yang mebuatku tergila-gila kemarin sore.
Aku mencintai dia tanpa banyak pertimbangan, dia pun begitu.
tidak perlu bersusah payah aku menjadi siapa, yang kutahu dia mencintaiku apa adanya.

Dia yang di bawah matanya kini mulai ada guratan halus. Itu bekas aliran air mata.
sangat indah.
Guratan itu aku yang buat bersama ketiga saudaraku.
Gara-gara membuat dia menangis, kemarin sore.

Aku kira itu wajar saja.
Kemarin sore, dia juga buat aku menangis sampai berteriak-teriak.
Dia hendak mendiamkanku dengan jari lentiknya di telinga. perih dan panas sekali dia menariknya, tidak membantuku untuk berhenti sesegukan.
aku marah sekali.

dia sosok wanita yang tidak sempurna,
dia tidak secantik artis idola saya, Meriam Belina.
lewat rahimnya, aku terlahir dengan rupa biasa saja, tidak seganteng Barry Prima atau Zumi Zola.

sejak saat itu yang ku tahu dia tidak pernah sempurna seperti yang aku mau.

tapi aku tidak pernah merisaukan itu.
karena alasan dia menjadi sosok se-membosankan seperti ini adalah kehadiranku.

Lihat,
rambutnya kini kehilangan warna karena berpikir keras bagaimana membesarkan aku tanpa mengulang pahit yang sama di masa kecilnya.

walau begitu, kini wanita ini semakin cantik saja.
Guratan di wajahnya membuat keteduhan.
Kerutan pengabdian di tangannya sampai kapanpun hanya bisa kubalas dengan 'terima kasih'.


Selamat Hari Ibu, Ibu terbaik dalam sejarah dan tercantik sejagat raya walau kau bukan merriam Bellina.

semoga kesehatan dan kebahagiaan menyertaimu, ibuku yang tidak pernah butuh perayaan spesial untuk hari ibu. Sampaikan juga rasa terima kasih kepada lelaki paruh baya yang menikahimu.
tanpa kalian berdua, aku tidak pernah ada. Kerjasama tim yang bagus bro!

No comments:

Post a Comment

Kamu tidak usah ragu, kalau ada yang ingin disampaikan