10.5.13

ARE YOU READY KIDS?. Seeking where the wild things are.


Sebentar lagi jeda semester genap, dan beberapa hari lagi UAS yang padat akan datang.
Postingan ini saya tulis setelah capek berkutat dengan buku-buku me-review apa saja yang telah dipelajari selama satu semester.

Mungkin dengan mengingat rencana liburan, saya bisa termotivasi untuk bekerja keras menyukseskan UAS. Having serious fun and having fun seriously.

Lalu, kemana saya akan menuju?


Naik kereta api menuju Yogyakarta. I have never been in Jogja , penasaran nih bagaimana rasanya jalan-jalan di Malioboro sambil mendengarkan lagu Kla Project, Yogyakarta. Makan gudeg, mampir ke toko buku, dan melihat sisa kejayaan peradaban Jawa lewat bangunan-bangunan di sana. Saya rasa ini akan menjadi pengalaman menarik. Mangga!



Bersemedi di Goa Cerme. Goa ini adalah peninggalan sejarah, konon katanya Walisongo sering syiar agama di sini, dan kata 'Cerme' sendiri berarti ceramah. Pada masa penjajahan Belanda, goa ini juga pernah digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik, sampai sekarang masih bisa liat sisa-sisanya. Yang paling menarik adalah panjang goa mencapai 1.5 kilometer, dengan kedalaman air 0.5 - 1.5 meter dan dibeberapa bagian atap goa sangat rendah. Menantang sekali bro! 


Tubing di Goa Pindul. Melihat pemandangan di atas, saya jadi teringat dengan kisah Aron ralston di film 127 Hours yang menemukan sungai dalam goa di Blue Canyon, Utah. Kedalaman sungai dalam goa ini mencapai 7 meter, dan sambil Tubing di ban, kita akan melewati zona gelap, zona remang, dan zona terang. Saya memang suka dengan yang gelap-gelap, remang-remang, sampai yang terang-terang. Apa banget!



Gondola di Pantai Timang. Tempat ini adalah rekomendasi Mbak Medina Kamil, host Jejak Petualang, sat kami bertemu beberapa minggu lalu di Cilandak. Tempat ini adalah spot untuk memancing lobster. Terdapat gondola kayu yang dibuat dengan sangat sederhana untuk menghubungkan tanjung dengan karang yang ada di tengah laut. Dengan ombak yang besar, saya jamin naik gondola ini sensasinya akan LUAR BIASA. Saya mauuuu naik!, semoga sama nelayan lokal dibolehkan.


Sunrise at Borobudur. Hari terakhir perjalanan saya berencana menghabiskan seharian di Candi Borobudur. Mulai dari matahari terbit sampai malam menunggu acara puncak perayaan Waisak.


Melepaskan lampion di malam Waisak. Malam puncak perayaan Waisak saya rasa akan semarak sekali, banyak teman-teman SBM akan kesana, teman-teman di Indiscoveria juga pasti tidak akan melwewatkan momen ini. Nah, for lifetime experience saya mau turut berpartisipasi dan memanjatkan doa bersama para biksu-biksu. 

Semoga rencana ini tidak hanya wacana. Tadinya perjalanan ini saya mau lakukan sendirian, seorang diri. Because I'm a pro Solitude. Tapi, ada seorang junior di SBM yang mau turut serta, jadi yah mungkin destinasi ini akan didiskusikan lagi.

Kalu kamu, liburan kemana?

No comments:

Post a Comment

Kamu tidak usah ragu, kalau ada yang ingin disampaikan