22.11.13

Bersyukur Karena Berani Mencoba



Perkenalkan nama saya Try Juandha. Saya tidak pernah begitu yakin kenapa orangtua saya memberi nama Try.

Kalau dalam bahasa Indonesia, Try berarti Mencoba. Jadi bisa disimpulkan kira-kira arti nama saya  adalah Mencoba Juandha? ( atau  mungkin dalam nama saya terkandung do'a: Juandha yang tahan cobaan)

Kemarin satu fase keberanian 'coba-coba' mengantarkan saya menjadi salah satu dari 30 finalis Unilever Future Leader League 2013, pake hastag #UFLL2013 biar kekinian.

#UFLL2013 Sebuah kompetisi bisnis untuk Mahasiswa yang tidak hanya memproduksi hormon adrenaline saya karena hampir setiap saat merasa deg-degan  tetapi juga menjadi momen untuk saya belajar mengenal potensi, kelemahan diri saya, dan juga mengasah mental untuk bisa toleran dalam bekerja bersama sebuah tim. (Kata-kata saya kebagusan dan susah dimengerti yah?)

Okay, sederhananya sih #UFLL2013 adalah satu momen yang membuat saya merasa menjadi orang paling beruntung karena bisa ikutan. Gitu.

Proses awalnya, saya mengirimkan 3 slides berisi Marketing Activation Plan as if I am a Brand Manager of Buavita. Setelah kurang lebih seminggu cuek-cuek tapi pengen banget keterima, akhirnya kabar itu datang juga. Satu email di inbox menegaskan bahwa saya menjadi salah satu wakil dari ITB untuk mengikuti U-Camp di Unilever Learning Center, 11-15 November 2013. Alhamdulillah.

SBM ITB Delegates berpose di lobby Unilever Head Office Indonesia. Di belakangnya ada tulisan sustainable future. Amin deh, semoga!


Setelah keterima, saya jadi agak keder juga setelah melakukan ritual kepo kepada 29 peserta lain yang lolos. Prestasi mereka macem-macem. Mulai dari skala Nasional  sampai Internasional sudah pernah mereka juarai. Cuma kompetisi menjilat sikut sendiri yang belum mereka ikuti. Kalau ada yang juara kompetisi jilat sikut sendiri, saya sujud deh! Karena sampe sekarang saya belum pernah berhasil menjilat sikut sendiri.

But the show must go on. Saya kepilih pasti karena saya juga sama bagusnya dengan 29 yang lain. Optimis dong!

Ayo saya yang mana? Coba cari paling ganteng deh. Pasti gak nemu! - After Leadership Session with @BillyBoen

Selama 5 hari, saya banyak belajar bagaimana sebuah bisnis berjalan, Crafting a brand, Financing, Supply Chain, Reasearch and Development, Sales, dan banyak sesi mentoring asyik bersama lebih dari 20 Unilever Indonesia Experts. Tetapi, sebenarnya selama 5 hari itu peserta ditantang untuk berinovasi dan berlaku seolah-olah brand manager Buavita yang akan me-launch Buavita varian terbaru.

Tim saya bersama Aldo Egi Ibrahim - UGM dan Afrian Wicaksono Muhajir - ITS dengan bangga kita namakan Diamond Stars, Because We Shine Bright Like Diamond!

Konsep Buavita yang kami usung adalah Buavita Nocturnale, yang khusus diprsembahkan untuk orang-orang yang rajin begadang. Kampanye kami adalah: Begadang Sehat Bersama Buavita!

Dengan konsep se-brilian ini ternyata belum mampu membawa kami masuk dalam final. Tapi tidak apa-apa. Saya pribadi puas, karena ide ini adalah ide terbaik yang mampu kami pikirkan. Dan juga bangga karena ide ini , kami dapet special mention as the most out of the box team!
(dalam bahasa kasar: Team yang paling tidak mengerti konsep brand Buavita)
Gambar sehabis presentasi bersama judges Brand Manager and Supply Chain Manager Unilever. Harus ada bukti kita pernah presentasi depan mereka! haha maksa banget.






Oh iya, Kami juga dikasih kesempatan mengunjungi pabrik ice cream di Cikarang, sampe liat bagaimana ice cream dari adonan sampe selesai di packing dan siap dijilat. Saya menyadari, untuk setiap produk yang lolos sampai ke tangan consumer harus melewati serangkaian uji coba quality test!

Pas di pabrik, saya kebagian untuk cobain bagaimana rasanya menjadi packer. Kirain gampang, cuma masukkan es krim dalam kardus doang kan? Tetapi tidak segampang itu, saya harus menjamin untuk setiap es krim yang masuk dalam kardus, lapisan coklatnya tidak ada yang retak. Dan nasib es krim yang lapisan coklatnya retak, berujung di tempat pemusnahan es krim. Boleh deh, saya magang di bagian pemusnahan es krim!

Work Hard, Play Hard!
Di malam terakhir, setelah capek mikirin cases, kita pesta besar!
Mendatangkan langsung instruktur penari zumba dari Colombia! Overall the moment was great, the music super loud, and the lights were really attractive.

Tapi sebenarnya, menurut saya pesta tidak harus semeriah itu. Saya padahal berharap, di malam terakhir, semua orang (tidak hanya peserta) berkumpul, share stories sambil sesekali musik mengiringi. Aduh, pasti akan ada air mata kalau caranya seperti itu. Tapi pesta bertema Caribbean Night nya tetep yahud kok!

Pestanya bentar banget. Baru panas, eh udah kelar! Padahal saya siap gelek sampai pagi.

Dalam hal konsumsi, wuih bertaraf bintang lima beranak dua deh!
Selama di Unilever learning Center Megamendung, kalau ada permintaan yang bisa dikabulkan, saya meminta untuk bisa dikasih punuk seperti Unta aja, biar bisa menyimpan cadangan makanan yang berlimpah ruah selama camp. Gila makanannya, gila! Enak dan banyak.

Sekali lagi, saya beryukur karena berani mencoba. #UFLL2013 is beyond competition.
Yang kurang adalah #UFLL2013 kurang ada dramanya!


Congratulation Nasha, Pundarika, dan Iyoo. Mereka lah yang akan mewakili Indonesia ke Unilever Global Future Leaders League. Yang kiri (bukan paling kiri) namanya Nasha, hidupnya penuh lika-liku.

Terakhir.
Terima kasih buat semua peserta, mentor, panitia, semuanya yang sudah keren banget bikin acara ini bermakna dalam hidup saya. Buat teman-teman yang tahun depan masih menyandang status S1, coba deh ikutan, walaupun nama kamu tidak ada Try nya dan tidak ditakdirkan untuk mencoba, cobain aja deh karena siapa tahu momen ini bisa menjadi titik kamu jadi lebih percaya diri. Hem...seperti saya contohnya!
Setelah UFLL, Try Juandha Sekarang Penuh Percaya Diri.

see yoUUU in #UFLL2014


Satu video yang harusnya tidak tersebar tapi saya sebarkan. Semoga video ini menjelaskan apa yang tidak sempat saya tuliskan. We are future leaders!

No comments:

Post a Comment

Kamu tidak usah ragu, kalau ada yang ingin disampaikan