2.4.17

A

Seperti kuduga, menua bukanlah proses alamiah yang menyenangkan. Ambisiku, tekanan sosial, dan ekspektasi dari orang-orang sekelilingku adalah racun yang kucecap dan pelan-pelan membuat hidupku seperti tak punya gravitasi. Aku ada, tapi tidak sepenuhnya menjejak ke bumi. Ragaku adalah jasad yang ditumpangi oleh kegelisahan-kegelisahan. Mereka yang tak seharusnya ada. Dan sering menarik diriku pada kecemburuan masa lalu, penyesalan, dan andai-andai yang tidak mengerti cara menjadi.

Aku mulai sering berbicara pada diriku sendiri, hanya untuk memastikan ia tetap di sana. Masa lalu sering membuatnya lupa, kalau ada hari ini yang berarti. Masa depan selalu membuatnya risau, selalu saja ia menganggap hari ini adalah kesalahan yang ingin segera ia sudahi.

Aku baru saja mendapatkan telepon dari ibu. Dia bilang suaraku lesu dan tidak bersemangat.
Aku bilang, seperti biasanya hari ini tidak ada cerita yang bisa kubagi padamu bu. Hanya ada, amarah dan kebingunganku yang tidak ingin kubagi. Mereka tidak akan pernah bisa kau pahami. Mereka adalah hewan liar, bagian diriku yang tidak pernah kau inginkan untuk pulang ke rumahmu.

Telepon kami sudahi.

Aku kembali melihat kalender, mengamati tanggal-tanggal baik untuk bunuh diri.

2 comments:

  1. Di daerah saya banyak tempat keren buat bunuh diri loh. -,-

    ReplyDelete
  2. Hai Tjuandha,,

    aku sudah lama mengikuti social media mu, berawal dari twitter, blog, soundcloud, kemudian instagram mu.

    Kita pernah bertemu sekali, namun kita tak pernah bersapa. Kala pertama saat itu, aku melihat nama akun mu pada suatu acara di pong me jakarta. Ini aneh.. tanpa sengaja aku mencari tau mu lewat sosial media. Sampai akhirnya aku mengikuti semua sosial mu hingga detik ini. Aku bergitu suka dengan tulisanmu, kosakatamu yang baku namun memiliki makna menusuk. Aku sering mendengar soundcloud mu yang konyol itu, namun terfavorit adalah juwita malam. Puisi mu sungguh bagus. Selalu semangat untuk mu. Terkadang rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau. Seperti aku kagum melihat mu, dan kau lebih kagum melihat orang lain. Lanjutkan kesuksesan mu.
    Dari orang yang mengagumimu.

    ReplyDelete

Kamu tidak usah ragu, kalau ada yang ingin disampaikan